Sabtu, 02 Maret 2019

Dwi Risnawati_NHW#5

Matrikulasi Institut Ibu Profesional Batch 7 

NHW #5 "Learning How to Learn"

  

Learning Design


Bismillahirrohmaanirrohiim..

Materi Minggu ke5 Matrikulasi IIP batch 7 ini semakin menguras otak untuk berfikir, hehehe 😆😆. Materinya mengenai Learning How to Learn (Belajar Banagimana Caranya Belajar). kami diajak untuk melihat dan menilai kembali apakah kami semua sudah belajar dengan cara yang benar ? Sebagai fasilitator tumbuh kembang anak, maka seyogyanya orang tuanya dulu yang memahami bagaimana dirinya sendiri Learning How to Learn yang nantinya akan diterapkan kepada anak-anak kita di rumah untuk menentukan Customized Curriculumnya, karena sejatinya semua anak adalah pembelajar.

What?

  • Desain pembelajaran adalah praktik penyusunan media teknologi komunikasi dan isi untuk membantu agar dapat terjadi transfer pengetahuan secara efektif antara guru dan peserta didik. (sumber : Wikipedia) 
  • Desain pembelajaran adalah kisi-kisi dari penerapan teori belajar dan pembalajaran untuk memfasilitasi proses belajar seseorang (Reigeluth)
  • Desain pembelajaran adalah Suatu proses desain dan sistematis untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan efisien, serta membuat kegiatan pembelajaran lebih mudah, yang didasarkan pada apa yang kita ketahui mengenai teori-teori pembelajaran, teknologi informasi, sistematika analisis, penelitian dalam bidang pendidikan, dan metode-metode manajemen (Morisson, Ross&Kemp 2007).
     

Why?


  • tujuan pembelajaran dapat tercapai dan diterima dengan baik oleh peserta didik
  • mencapai solusi terbaik dalam memecahkan masalah dengan memanfaatkan sejumlah informasi.
  • menemukan cara terbaik untuk menyampaikan materi kepada peserta didik

 

How?


Menurut artikel referensi model desain pembelajaran juga, ada beberapa model desain pembelajaran. Karena saya sendiri bukan orang yang mendalami bidang pengajaran, saya melihat satu model desain pembelajaran yang paling simpel dan paling sering digunakan, yaitu model ADDIE dari artikel model ADDIE



  
Namun, ketika mencoba membuat  desain pembelajaran dengan metode ini, saya melihat penekanan metode ini ada di merinci masalah yang ada dan mencari cara memperbaikinya. Sepanjang mencoba mengerjakan desain pembelajaran diri dengan metode ini, saya jadi fokus pada kekurangan apa yang ada pada diri saya, dan bagaimana cara saya memperbaikinya. 


Kemudian ada lagi design pembelajaran Model ASSURE, model ini merupakan langkah merancanakan pelaksanaan pembelajaran di ruang kelas secara sistematis dengan memadukan penggunaan terknologi dan media. Model ASSURE menggunakan tahap demi tahap untuk membuat perancangan pembelajaran yang dapat dilihat dari nama model tersebut, yaitu ASSURE. 



Memilih Desain Pembelajaran  

Setelah membaca dari berbagai sumber, saya memutuskan akan menggunakan metode belajar dengan model ASSURE. Model ASSURE merupakan langkah merancanakan pelaksanaan pembelajaran di ruang kelas secara sistematis dengan memadukan penggunaan terknologi dan media. Model ASSURE menggunakan tahap demi tahap untuk membuat perancangan pembelajaran yang dapat dilihat dari nama model tersebut. Model disain pembelajaran yang dikembangkan oleh Sharon E. Smaldino, James D. Russel, Robert Heinich dan Michael Molenda ini merupakan akronim dari:
  • A – Analilyze Learner
  • S – State standard and objectives
  • S – Select Strategy, Technology, Methods, Media,and Materials
  • U – Utilize Technology, Media and Materials
  • R – Requires Learner Participation
  • E – Evaluate and Revise
Di bawah saya akan coba membuat desain pembelajaran sesuai dengan bidang yang ingin saya kuasai di NHW4 pekan lalu.

1. Analyze Learner

Sejak SD alhamdulillah saya mengikuti kegiatan belajar di sekolah dengan sangat baik sehingga membuat saya selalu menjadi juara kelas dan mencapai NEM tertinggi. Sejak kecil saya suka membaca dan dapat menyerap pelajaran dengan cepat. Untuk itu tipe belajar saya adalah Audio Visual. Saya suka dan mudah paham lagi bila belajar dengan gambar, grafik, chart atau media visual lain yang berwarna-warni. Selain itu, saya juga menyukai praktek langsung di lapangan/di lab.

2. State objective

Bidang Pendidikan Anak dan Keluarga:
  • Menguasai ilmu seputar pendidikan anak (FBE)
  • Menguasai ilmu Strategic Financial Family 
  • Menguasai Ilmu Kesehatan Keluarga
  • Menguasai ilmu Family Based life dan ilmu komunikasi yang baik
  • Menguasai ilmu-ilmu dalam IIP

3. Select Strategy, Technology and Media, Methods, Materials

 

 

4. Utilize Technology, Media and Materials

Menyusun jadwal belajar sesuai tujuan (objective) yang telah ditetapkan di atas. Jadwal/kurikulum tersebut dilengkapi dengan cara belajar serta media dan material yang diperlukan. Selain dari buku dan referensi dari internet, saya mengambil ilmu dari cara berguru pada big thinker dan deep thinker. Ini berarti adanya guru dan komunitas penting sebagai ruang belajar.

5. Requires Learner Participation

Menurut metode Design Thinking, cara untuk Empathize adalah : Observe, Engage, Watch – Listen. Ini 3 cara yang juga diajarkan oleh Bu Septi dalam materi Learn How to Learn. Baca, pahami, siapkan material yang diperlukan, praktekan. Aktif dalam setiap diskusi, dan berkontribusi dalam komunitas walaupun sedikit, dan hal ini masih sulit dilakukan buat saya karena keterbatasan waktu dan belum termanage dengan baik.

6. Evaluate and Revise

Keluarga adalah real user saya, sehingga ukuran kepuasan konsumen (customer satisfaction) pun adalah keluarga saya sendiri. Evaluasi dapat dilakukan dengan menggunakan checklist Indikator pada NHW #2 dan/atau meminta bantuan pihak lain (pasangan) untuk memantau progresnya. Apabila ada yg perlu diperbaiki  yang asalnya masukan-masukan dari anggota keluarga, maka lakukan revisi. Semua ini terus dilakukan untuk mendapatkan feedback sehingga saya dapat melakukan perbaikan secara terus menerus.


Reality (Mind Map)
  1. Dokumentasi kegiatan bermain/belajar bersama anak (membuat Portofolio anak)
  2. Home Diary, menulis catatan/evaluasi pengelolaan rumah tangga
  3. Mengikuti kelas-kelas di IIP sampai lulus




Tidak ada komentar:

Posting Komentar